cara investasi reksadana

Untuk melihat reksadana mana yang akan kita beli, kita bisa melihat dari My Reksadana, kemudian PortalReksadana Matrix dan baru kita bandingkan dengan kinerja di FFS.

Tetapi, untuk membaca FFS, kita perlu beberapa cacatan

Membandingkan FFS dari perioda yang sama

Jika akan membandingkan kinerja anatr produk reksadana, kita harus menggunakan perioda yang sama. Yang pertama, perioda publikasi FFS juga harus sama. Misal, publikasi dilakukan Januari 2018. Informasi ini selalu ada disana.

Membandingkan performa / kinerja reksa dana

Setelah perioda kita pastikan sama, kita mulai membaca ke “performance.”

Pada baian ini, penyajiannya selalu berbentuk tabel. Untuk kolom kolomnya, isi dan maknanya sama saja. 1 month, 3 month 6 month 1 year 3 year 5 year, FTD, YSI.

Untuk YSI terkadang diganti data “since inception” atau since launch”.

YTD adalah kinerja pada tahun berjalan. Dimulai sejak awal tahun hingga waktu FFS dipublikasikan.

YSI adalah kinerja sejak produk bersangkutan diterbitkan. Untuk mencari tahu kapan diterbitkan, kita bisa mencari tanggalnya di “launching date.”

Angka yang disajika untuk kinerja berupa angka persen. Ini memudahkan kita membacanya.

Kita bisa membandingkan dengan tujuan investasi kita. Untuk investasi 5 tahun, kita juga perlu membandingkan berbagai produk Reksa Dana tadi untuk periode 5 tahun.

Kita bisa mengambil mana yang memberikan hasil yang lebih tinggi.

Untuk YSI, kita tidak bisa membandingkannya begitu saja. Usia setiap produk berbeda – beda.

Untuk memilih produk, kita juga perlu kinerja yang konsisten. Jadi, secara umum performanya baik.

Kita bisa melihat periode 1 tahun dan 3 tahun juga. Jika hasilnya konsisten positif, maka itu adalah keahlian sang Manajer Investasi ( MI ).

Jika suatu saat kita melihat angka return atau pengembalian yang fantastis, jangan terlalu terpukau. Misal ada angka 350% untuk performa 5 tahun.

Kita tidak bisa membagi angka 350% ini dengan 5 untuk mendapat angka pertumbuhan atau kinerja tahunan.

Tetapi, harus menggunakan rumus CAGR (Compounded Annual Growth Rate). Angka yang dihasilkan adalah angka yang sudah disetahunkan.

Setelah angka kinerja tahunan didapat, kita bisa membandingkannya dengan kinerja deposito, Sukuk dsb.

Pertimbangan lain

  • Kesesuaian grafik kinerja dengan kinerja IHSG untuk Reksa Dana saham

Jika performa atau kinerja produk reksadana saham bisa melampaui IHSG, maka kita pasti melihat bahwa Manajer Investasi bersangkutan memang jagoan.

  • Reksadana pasar uang yang mudah dicairkan dan grafik naik tanpa fluktuasi

Untuk reksadana pasar uang, pastikan pokok investasi kita bisa dicairkan sewaktu waktu.

Bagaimana dengan Reksa Dana Campuran?

Yang namanya campuran, ya isinya berbagai macam. Yang jelas, kita mencari yang positif saja.

  • AUM atau Fund Size

AUM atau fund size menunjukkan besar dana yang dikelola manajer investasi. Hal ini tidak menunjukkan kinerja secara spesifik. Hanya, menunjukkan manajer investasi yang menjadi favorit masyarakat saja. Terserah kepada Anda untuk mengabaikan atau menggunakannya.

  • Apakah isi Dana Reksanya baik?

Isi dana reksa yang baik akan memberikan hasil yang baik secara keseluruhan, Tidak perlu melihat terlalu detail isi saham atau yang lainnya dalam reksa dana bersangkutan.

Ini adfalah tips untuk membaca data FFS Reksa Dana. Semoga bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here