tips bisnis catering

Katering adalah salah satu hal penting yang mungkin menentukan sukses bisnis, penggalangan dana atau acara pernikahan. Karena itulah manajer katering sering memimpin sendiri untuk membuat perencanaan acar di hotel atau tempat – tempat lainnya.

Saat ini, banyak orang yang suka makan enak berfikir untuk membuat catering sendiri. Keuntungan bisnis ini, biaya overhead lebih kecil dibandingkan restoran. Katering hanya membutuhkan karyawan saat ada acara saja.

“Saya memulai bisnis katering saya dalam resesi,” kata Greg Casella, CPCE, presiden 2010 untuk NACE dan pemilik Catered Too !, San Jose, CA. “Katering tempat saya bekerja bangkrut. Klien menemukan nomor rumah saya dan bertanya apakah saya bisa memenuhi acara mereka. Itu terjadi begitu saja -tampaknya memang jalan bagi saya! saat itu kantor saya ada di loteng, alat peraga ada di ruang bawah tanah. Saya bahkan menyewa dapur untuk memasak.

Tentu saja, bakat dan ketekunan bisa membantu siapapun untuk sukses berbisnis. Tetapi, ada 10 tips dari Casella untuk menjalankan bisnis catering yang sukses.

10 Tips untuk Siapa Saja yang Ingin Memulai Bisnis Katering

  • Dapatkan Pengalaman Pekerjaan Katering

Bekerja pada sebuah catering memberikan kita sebuah gambaran yang lengkap. Kita bisa bekerja bahkan sebagai pelayan disana. Ini memberikan kita gambaran tentang standar pekerjaan yang baik untuk kita terapkan sendiri. Apakah cara bekerja seorang pegawai baik dimata pelanggan, itu bisa kita rasakan sendiri saat kita berkerja.

Hal lain yang penting, pekerjaan catering adalah pekerjaan fisik yang menuntut kita berdiri dan berjalan selama beberapa jam

  • Tetapkan Harga Katering Anda

Sebuah catering perlu menetapkan harga. Ini sangat jelas supaya konsumen bisa melihat apakah kemampuan mereka membayar cocok dengan menu kita. Kita juga perlu membuat harga kita tercantum di brosur atau apapun iklan kita. Konsumen, biasanya akan merasa lebih nyaman jika mengetahui gambaran harga sebelumnya.

Selain itu, kita perlu menetapkan harga demi perhitungan bisnis kita.

tips bisnis catering untuk pemula

  • Sewa Peralatan Katering

Anda tidak perlu membeli semua peralatan catering Anda. Ada orang yang menyewakannya. Atau, kita masih bisa menggunakan alat dapur pribadi jika pesanan sedikit. Tetapi, pastikan harga sewa masuk ke harga catering jika kita menyewa peralatan catering.

Setelah catering berjalan, kita bisa membangun inventaris barang – barang kita sendiri.

  • Dapatkan Asuransi Bisnis

Jika ada asuransi bisnis, maka sebaiknya kita dapatkan. Jika ada asuransi pekerja, kita juga sebaiknya mendapatkannya. Hal ini akan mengurangi banyak sekali kewajiban finansial kita jika terjadi masalah.

  • Mendapat sertifikasi

Salah satu yang penting di Indonesia adalah mendapat sertifikasi halal dari MUI dan sertifikasi hygiene atau layak boga.

Sertifikasi membuat catering kita bisa melayani lebih banyak lagi klien. Misal, perusahaan asing yang aturannya ketat.

Memiliki sertifikasi juga akan membuat klien tertentu selalu memilih Anda. Tentunya, klien yang juga mensyaratkan sertifikasi ini atau klien yang sekedar ingin catering yang lebih baik dibanding lainnya.

  • Membuat jaringan dengan wedding organizer atau event organizer

Para perencana jasa pastinya senang jika memiliki banyak supplier yang mudah dijangkau, bersertifikat dan profesional.

Mereka juga tidak akan segan menawarkan produk Anda kepada klien mereka. Ini akan menguntungkan kedua belah puhak. Anda bisa memberikan diskon jika pihak event organizer menggunakan jasa catering Anda.

  • Promosikan Diri Anda sebagai Pakar Katering

Anda bisa menggunakan media sosial untuk membangun citra Anda sebagai ahli catering atau masakan. Anda bisa mendapatkan pengikut dan like dalam jumlah besar dan pelanggan dari sana.

Tetapi, kita tidak semestinya hanya menggunakan media sosial hanya sekedar untuk berpromosi saja. Kita perlu menempatkan posisi sebagai ahli dalam bidang kuliner.

  • Bergabunglah dengan Asosiasi Katering

Asosiasi bagus sebagai pertemanan dan juga bekerjasama. Jika kita mendapat pesanan menu yang tidak kita buat, kita bisa meminta kepada rekan di asosiasi kita. Untuk kasus ini, mengambil untung tipis tidak masalah. Tetapi, citra catering kita akan lebih baik dimata klien dan pelanggan.

tips bisnis catering untuk pemula 2

  • Tetap Fokus pada Bisnis Katering Anda

Kita harus kreatif sekaligus fokus sebagai bisnis. Kita harus membuat catering yang khas dan tetap berada disana. Misal, catering masakan khas nusantara atau catering khas makanan barat atau sisi khas lainnya.

Casella juga menyarankan sebaiknya sebuah bisnis katering harus membuat keputusan tentang jenis dan gaya katering yang mereka inginkan, dan berpegang teguh pada itu

Jika ada klien yang meminta kita keluar gaya tersebut, maka kita bisa saja menolaknya.

Klien akan merasa bahwa kita lebih menghargai mereka jika kita mengatakan bahwa ada orang lain yang lebih baik untuk jenis catering seperti itu.

Untuk Catered Too!, catering ini fokus pada group diatas 100 orang. Jika ada klien yang menginginkan makan pagi untuk 20 orang, tentunya sangat sulit untuk menolak. Tetapi, klien biasanya lebih menghargai kejujuran kita.

“Saya tidak diatur dengan kendaraan dan peralatan untuk melakukan jenis bisnis itu, ”jelas Casella.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here