cara menghitung investasi emas untuk haji dan umroh 2

Berinvestasi pada emas untuk menunaikan Haji dan Umroh memang sudah cukup dikenal. Cara investasi ini sebenarnya lebih cocok disebut sebagai menabung sebenarnya daripada berinvestasi. Ini karena kita membeli emas dan tidak melakukan hal lain. Atau, artinya kita hanya menyimpan emas saja dalam jangka waktu lama supaya tidak termakan inflasi.

Meskipun berinvestasi emas pernah terkenal di pegadaian dengan koin ONH, kita bisa juga berinvestasi dalam bentuk emas batangan.

Sebelumnya, kita harus hati – hati dengan skema ponzi untuk biaya umroh atau haji plus.

Jika Anda pernah mendengar tentang “first Travel, maka ini contoh skema ponzi untuk biaya umroh.

Ponzi Scheme membayar investasi kita dengan uang kita sendiri atau uang investor berikutnya.

Untuk First travelnya sendiri, mereka menawarkan biaya haji murah meriah untuk menarik konsumen. First Travel menawarkan biaya 14,5 juta rupian untuk umroh. Jumlah ini tentunya tidak masuk akal karena harga tiket PP Indonesia ke Jeddah harganya sudah sekian itu. Belum biaya penginapan, catering, transportasi darat plus perlengkapan umroh dan sebagainya.

cara menghitung investasi emas untuk haji dan umroh 1

Jika memilih travel umroh, silahkan memilih yang sudah dipergunakan oleh saudara atau tema Anda. Dan, pergunakan travel umroh yang teman atau saudara Anda bisa menjalani umroh dengan sehat, lancar da tidak terlantar.

Tips investasi biaya umroh dengan emas

  • Perkiraan / estimasi biaya umroh tahun 2019

Perkiraan / estimasi biaya umroh adalah mulai Rp 26,5 juta ( 9 hari ), 29 juta ( 11 hari ) hingga Rp 32, 5 juta jika umroh disertai kunjungan ke Turki.

Untuk biaya haji reguler, sekitar Rp, 35,5 juta rupiah. Tetapi, waktu tunggunya saat ini ( mendaftar 2019 ) bisa lebih dari 20 tahun

Tetapi, biaya biasanya dihitung berdasarkan US Dollar karena biaya tiket dan akomodasi lainnya menggunakan US Dollar.

Untuk haji plus, biayanya mulai USD 8000 untuk keberangkatan menunggu beberapa tahun. Untuk yang tahun ini berangkat, biayanya minimal USD 15.000.

Karena itulah, berinvestasi emas untuk berhaji dan umroh memang menjadi pilihan banyak orang.

cara menghitung investasi emas untuk haji dan umroh 2

Kita bisa mendapatkan emas melalui pegadaian, Agen PT Antam dan sebagainya. PT Antam ini menjual emas murni yang bersertifikat.

Untuk berinvestasi emas untuk berhaji dan umroh, prinsipnya mudah saja. Kita membeli emas saat harganya agak turun. Untuk investasi inipu, kita bisa membelinya hanya dengan modal emas 1 gram saja.

Menghitung biaya umroh dengan emas

Sekarang berapa emas yang perlu kita kumpulkan untuk beribadah umroh.

Kita anggap saja, biaya umroh mencapai Rp 40 juta. Anggap saja sekalian biaya uang saku dan lainnya juga meskipun kebanyakan. Untuk uang saku, relatif tergantung masing – masing. Tetapi, seorang Jamaah biasanya perlu minimal 2 juta atau 500 riyal untuk uang saku ( tahun 2019).

Ini belum termasuk biaya persiapan sejak dirumah.

Jika dana kita sekarang baru Rp 20 juta. Maka kekurangannya adalah Rp 20, 000.000.

Asumsi tingkat pengembalian investasi emas 15%.

Biaya investasi kita setiap bulan adalah:

FV = PV*(1+r)^n

dengan:

  • FV = future value alias ongkos naik Haji di masa yang akan datang
  • PV = present value alias ongkos naik Haji saat ini
  • r = persentase kenaikan ongkos Haji ( anggap 10% atau 0,1 )
  • n = jangka waktu ( 20 tahun )

FV = Rp40.000.000 * (1 + 0,1)^5 = Rp 64.420.400

Untuk harga emasnya, estimasinya sebagai berikut:

FV = Rp690.000 * (1 + 0,15)^20 = Rp 1.106.246

Jika dikonversi dalam emas, Rp 64.420.400 : Rp 1.106.246 = 59 gram dibulatkan keatas.

Jadi, ongkos umroh untuk 5 tahun lagi setara 59 gram emas.

Selama 60 bulan tersebut, kita bisa merencanakan untuk mengumpulkan uang: 59 gram emas : 60 bulan = 0,983 gram emas per bulan dibulatkan ke atas menjadi 1 gram emas per bulan.

Sekarang, tergambar sudah berapa biaya yang kita perlukan untuk kita kumpulkan setiap bulannya.

cara menghitung investasi emas untuk haji dan umroh 3

Tetapi, angka inflasi 10% setahun serta angka kenaikan harga emas 15% diatas hanya merupakan asumsi belaka.

Untuk naik haji yang waktu tunggnya 20 tahun, jika dihitung akan lebih mudah dilakukan. karena, biaya haji reguler cuma beda sedikit dibanding biaya umroh dan jangka waktu berangkat akan menunggu cukup lama.

Yang agak berbeda mungkin biaya uang sakunya. Saat ini uang saku untuk berhaji harus mempertimbangkan biaya makan. karena tidak setiap hari jamaah mendapat makan 3 kali. Ada yang hanya 2 kali dan ada juga yang tidak mendapatkan makanan karena sulit pengadaannya di lapangan.

Biaya uang saku haji saat ini minimal Rp 12 juta sd sekitar Rp 15 juta. Lebih banyak lebih baik juga meskipun tergantung kebiasaan berbelanja masing – masing juga disana.

cara menghitung investasi emas untuk haji dan umroh

Tetapi, intinya adalah berinvestasi dalam bentuk emas untuk haji atau umroh akan memudahkan kita. Nilai investasi kita tidak berkurang karena adanya inflasi dan emas juga tidak pernah rusak karena cuaca.

Menabung atau berinvestasi haji dengan emas memang menguntungkan. meskipun, ada resiko harga emas turun, tetapi secara trend, hareganya akan naik terus yang sesuai dengan inflasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here