Home Business 21 Usaha Sampingan dengan Modal Kecil

21 Usaha Sampingan dengan Modal Kecil

0
26
tips bisnis modal kecil

Apabila direnungkan kembali, ada fakta menarik dari karyawan kantoran
bahwa mereka mungkin memiliki gaji kecil, tetapi nyatanya banyak dari
mereka yang memiliki waktu luang yang besar. Sayangnya, sebagian besar
dari mereka tidak memanfaatkan waktu luang tersebut dengan optimal dan
mengubahnya menjadi uang.

Sebenarnya, dari waktu luang tersebut ada banyak kesempatan untuk
menjalankan usaha sampingan yang bisa dijadikan sebagai penghasilan
tambahan atau mungkin bisa menjadi rencana keuangan jangka panjang. Akan
tetapi, tidak sedikit orang yang menjadikan waktu kerja mereka sebagai
alasan tidak bisa menjalankan usaha sampingan tersebut.

Padahal dari jam kerja yang harus dipenuhi dalam satu hari, sebenarnya
masih bisa disisihkan sedikit untuk mengurus usaha sampingan, toh kita
tidak dilarang melakukan aktivitas usaha sampingan oleh perusahaan,
bukan?

Mengapa Harus Buka Usaha Sampingan?

Usaha sampingan menarik untuk dijalani. Secara umum, seharusnya tidak
ada istilah gagal dalam bisnis ini karena memang sebatas hanya sebagai
usaha sampingan atau penghasilan tambahan. Berikut ini merupakan pokok-
pokok alasan kenapa Anda seharusnya mencoba bisnis sampingan. Beberapa
pengetahuan yang juga perlu diketahui agar makin banyak orang menjalani
usaha sampingan ini.

Berawal dari Ide Bagus dan Kemampuan Unik

Kebanyakan perusahaan besar yang sudah sangat terkenal di dunia sekarang
ini berawal dari sebuah usaha sampingan yang merupakan buah ide bagus,
serta kemampuan dan keterampilan dalam menjalankan ide tersebut. Tingkat
kompetisi makin rendah dan peluang sukses makin besar jika ide Anda unik
dan jarang ada orang lain yang memiliki. Anda tinggal merancang strategi
untuk mengeksekusi ide tersebut menjadi kenyataan.

tips bisnis modal kecil 2

Peluang Pasar Masih Terbuka Luas

Jangan pernah bingung untuk membuka usaha sampingan. Jika Anda adalah
seorang yang kreatif, maka semua bisa dijadikan bahan bisnis untuk usaha
sampingan. Pastikan usaha yang akan dibuka, entah itu barang atau jasa,
memang ada yang bersedia membeli.

Supaya usaha bisa tepat sesuai dengan perencanaan, pertimbangkan juga
besarnya kompetisi yang akan Anda hadapi nantinya. Lakukan survei
kecil-kecilan tentang opini masyarakat, atau bisa dimulai dari orang-
orang terdekat, terhadap ide produk Anda.

Perlu Uang Tambahan

Fakta yang terdapat pada pegawai kantoran seperti uraian di atas, yaitu
gaji pas-pasan namun punya banyak waktu luang, membuat usaha sampingan
menjadi tren baru yang terus berkembang. Memiliki bisnis sampingan bisa
menambah pundi-pundi rezeki untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup.
Selain untuk memenuhi kebutuhan hidup, uang tambahan ini bisa juga
digunakan untuk tabungan masa depan Anda dan keluarga.

Persiapan Pensiun

Bagi pekerja swasta, pertimbangan untuk memiliki rencana pensiun memang
perlu. Dengan mempunyai usaha sampingan, rencana tersebut akan menjadi
lebih mudah dipenuhi karena akan sangat menolong Anda ketika menginjak
usia lanjut nanti. Usaha sampingan tersebut bisa Anda jadikan sebagai
penyambung hidup atau hanya sekedar mengisi aktivitas masa tua.
Pasalnya, aktivitas harian pasca pensiun diperlukan untuk menjaga
kesehatan mental Anda.

Aktualisasi Diri

Saat karir mentok dan mengalami kebuntuan dalam menjalankan pekerjaan di
kantor, atau Anda merasa bahwa pekerjaan di kantor saat ini tidak sesuai
dengan passion yang dimiliki, maka usaha sampingan bisa jadi mengajarkan
Anda banyak hal yang tidak akan Anda dapatkan dengan menjadi pegawai
kantoran.

Proses ini dinamakan aktualisasi diri, namun perlu diingat bahwa
kadang-kadang pelajaran ini datang dari kegagalan. Namun, jangan takut
untuk gagal karena sejatinya kegagalan adalah awal dari keberhasilan.

Mengapa Banyak Usaha Sampingan Gagal?

Alasan Umum Mengapa Usaha Sampingan Gagal

Walau hanya sebatas usaha sampingan, namun bisnis tetaplah bisnis.
Bisnis dengan skala kecil pun memiliki risiko kegagalan yang hampir sama
besar dengan bisnis yang telah dijalankan selama bertahun-tahun. Apakah
yang menyebabkan usaha sampingan dalam skala kecil tersebut gagal? Untuk
menjawab pertanyaan tersebut, kami telah menyiapkan beberapa poin yang
menyebutkan hal-hal yang sering menjadi kesalahan dalam menjalankan
usaha sampingan.

Salah Menentukan Prioritas

Usaha sampingan memang memiliki pengertian bukan prioritas atau
pekerjaan utama. Tetapi jika pelaku usaha masih mempertahankan pekerjaan
penuh waktu mereka sembari mengembangkan bisnis kecil sebagai sampingan,
maka sebaiknya berhati-hati. Banyak kegagalan terjadi pada usaha
sampingan ini akibat ambisi ingin cepat sukses, sehingga porsinya dalam
melakukan usaha sampingan bisa menjadi sama besar atau mungkin lebih
besar dari pekerjaan utamanya.

Mereka kadang memaksakan diri mengambil banyak pesanan dalam usaha
sampingannya, dan menjadi lupa bahwa dirinya masih dalam posisi
karyawan. Hal tersebut mengakibatkan hilangnya fokus dan menjadi tidak
maksimal dalam pengerjaannya atau keteteran, sehingga banyak muncul
komplain dari pelanggan. Alangkah bagusnya jika pemilik usaha tidak
terlalu terpaku pada pengembangan usaha sampingan, atau dengan kata lain
sesuaikan tingkat bisnis dengan kemampuan Anda saat itu.

Salah Menentukan Kebutuhan

Saat memulai usaha sampingan, tanpa sadar pemilik usaha sering terbuai
pada hal yang tidak begitu penting. Mereka seringkali salah dalam
menentukan kebutuhan layaknya sudah memiliki usaha besar saja. Misalnya
menciptakan logo bisnis, membuat kartu nama, membeli perangkat lunak
mahal untuk pembukuan, dan lain sebagainya.

Memang, semua hal tersebut penting untuk sebuah bisnis, namun bisnis
kecil yang baru berjalan relatif belum memerlukan hal-hal seperti itu.
Alangkah baiknya jika usaha sampingan yang baru dibuka harusnya fokus
pada promosi, pasokan bahan baku atau material, perizinan dan sebagainya
plus membuat sebuah konsep usaha yang kokoh.

Pola Pikir yang Keliru

Kegagalan bisnis banyak disebabkan oleh mindset atau pola pikir yang
keliru. Contoh pola pikir yang salah adalah anggapan bahwa “apapun yang
dijual pasti akan ada yang beli.” Pola pikir yang tidak benar ini juga
bisa berupa menganggap enteng aspek pemasaran dan pengembangan produk
yang baik sehingga cenderung sembrono dalam hal mengeluarkan uang untuk
aspek-aspek bisnis yang kurang penting di awal karier dan berakibat
usaha yang baru dibuka tersebut menjadi gagal.

Perencanaan Bisnis yang Tidak Matang

Sekecil apapun bisnis yang dijalankan, tetap saja membutuhkan sebuah
perencanaan. Rencana bisnis bisa meliputi rencana yang sederhana tanpa
perlu terperinci seperti membuat rencana tujuan jangka pendek dan jangka
panjang, seperti visi dan misi bisnis Anda, daftar kontak networking
potensial dan sejenisnya.

Hal ini penting dilakukan untuk membantu pemilik usaha ketika akan
mengembangkan bisnis. Perencanaan yang baik di awal akan memudahkan si
pengusaha dalam mengembangkan usahanya nanti karena tidak harus menyusun
ulang rencana bisnis yang sudah terlanjur jauh sehingga memboroskan
waktu, uang, dan tenaga.

Tidak Bisa Membangun Jaringan

Kekuatan bisnis terdapat pada jaringan. Sebesar apapun usaha yang Anda
punya, wajib hukumnya untuk terus menambah dan membina jaringan yang
sudah ada. Jaringan bisa berupa pelanggan, teman, saudara, dan
sebagainya. Cara membentuk dan membina jaringan adalah dengan banyak
silaturahmi bisnis. Sering mendatangi acara atau pertemuan untuk
menambah kenalan baru yang bisa jadi jaringan baru usaha anda.

Banyak pebisnis yang mungkin ragu, malu, atau malas untuk membuka jalur
networking dengan alasan bahwa toh bisnisnya baru berkembang tanpa itu.
Hal ini tentu saja keliru. Cepat atau lambat jika pemilik bisnis malas
membangun jaringan, usahanya akan kalah bersaing dengan usaha lain.

21 Ide Usaha Sampingan dengan Modal Kecil

Ide Usaha Sampingan dengan Modal Kecil

Usaha sampingan memang bisnis yang termasuk dalam skala kecil. Tetapi
dari skala kecil tersebut, yang tadinya hanya sekadar iseng atau hanya
untuk penghasilan tambahan saja, jika dijalani dengan sungguh-sungguh
bisa berubah menjadi bisnis dengan skala dunia. Siapa sangka bisnis yang
berawal dari ide sederhana ini bisa mendatangkan uang yang sangat
banyak.

Jika Anda masih terkendala oleh kebingungan akan pemilihan usaha apa
yang akan dijalani, berikut kami telah merangkum 21 usaha sampingan
dengan modal kecil yang patut Anda coba.

A. Menyediakan Jasa

Usaha sampingan

Menjual Tenaga sebagai Usaha Sampingan

1. Laundry Kiloan

Di zaman yang sudah serba praktis seperti sekarang ini, masih banyak
orang berpikir pragmatis. “Daripada waktu habis untuk mencuci pakaian,
mending laundry saja.” Oleh karena itu, ide untuk membuka usaha laundry
kiloan menjadi sangat populer. Pemain bisnis di bidang ini juga sudah
mulai menjamur, khususnya di daerah yang dekat dengan kampus maupun
perkantoran. Banyaknya pemain yang terjun membuat persaingan menjadi
ketat sehingga harganya pun ikut bersaing.

Semudah itukah membuka usaha jasa laundry kiloan? Sebenarnya iya, namun
untuk sukses di bisnis ini, Anda harus pintar mencari celah untuk
memulainya. Hal paling utama yang perlu Anda pertimbangkan adalah pangsa
pasar. Tempat yang terdapat banyak mahasiswa dan karyawan swasta atau
Pegawai Negeri Sipil adalah lokasi yang paling tepat untuk membuka usaha
ini.

Berapa modal yang diperlukan? Anda bisa memulai menjalankan bisnis ini
cukup dengan modal Rp7,5 juta saja. Uang tersebut setengahnya untuk
membeli sebuah mesin cuci satu tabung otomatis, dan sebuah mesin
pengering. Setengahnya lagi untuk membeli perangkat pendukung, misalnya
timbangan, plastik, dan setrika, serta gaji seorang pegawai.

2. Cuci Motor atau Mobil

Bisnis ini seolah tak pernah sepi. Orang rela antre hingga berjam-jam
untuk mendapatkan giliran. Harga, kualitas dan tenaga yang dikeluarkan
untuk cuci motor dan mobil ini membuat banyak pemilik kendaraan lebih
memilih jasa cuci profesional dibandingkan cuci sendiri.

Modal yang dikeluarkan juga relatif terjangkau untuk membuka usaha ini.
Bagi pemula, sebaiknya dimulai dengan usaha cuci motor dulu saja.
Kebutuhan peralatan yang harus dimiliki juga cukup sederhana. Anda hanya
perlu menyediakan pompa air, kompresor, kain lap, sabun motor, dan
peralatan semir ban motor.

Semua barang tersebut bisa didapatkan dengan dana paling tidak Rp2 juta
untuk jasa cuci motor sederhana, atau maksimal hingga sekitar Rp10 juta
jika Anda ingin membuat jasa cuci motor yang lebih profesional.
Pengeluaran biasanya dilakukan untuk sewa tempat Rp2 juta, untuk membeli
peralatan Rp5 juta, dan untuk biaya operasional termasuk gaji pegawai
Rp3 juta.

3. Desain Grafis

Usaha sampingan ini cocok bagi karyawan yang bekerja di perusahaan
desain grafis. Di sela-sela pekerjaan utama, Anda bisa menawarkan jasa
ke rekanan yang anda kenal atau melalui beberapa marketplace. Jasa
desain yang banyak dicari adalah kartu nama, logo, baju, maskot, poster,
booth dan interior.

Beberapa markteplace penyedia jasa jual beli desain grafis ini adalah
sribu.com dan projects.co.id, 99designs.com, elance.com, serta
upwork.com (dulu bernama odesk.com). Bisnis ini tidak membutuhkan modal
berarti, hanya cukup koneksi internet dan keterampilan yang harus anda
tingkatkan selalu untuk menjaga kualitas jasa layanan Anda. Produk yang
kreatif dan tepat waktu adalah kunci sukses bisnis ini.

4. Les Privat

Jasa mengajar privat untuk mata pelajaran sekolah sejauh ini banyak
ditawarkan oleh mahasiswa yang ingin menambah tabungan mereka atau untuk
biaya kuliah. Selain pelajaran sekolah, bahasa asing atau bermusik juga
merupakan bidang yang banyak dicari tenaga pengajarnya.

Awalnya Anda bisa mulai dari rumah ke rumah mendatangi murid-murid.
Tetapi nantinya jika sudah mulai dikenal dan punya banyak murid, Anda
pun bisa membuka tempat les sendiri di rumah sehingga bukan anda yang
keliling tapi para murid yang akan datang ke rumah anda.

Modal yang dibutuhkan untuk les privat ini relatif kecil. Jika Anda yang
keliling mendatangi murid berarti modal yang diperlukan hanyalah biaya
transportasi. Jika Anda membuka les di rumah, berarti modal untuk
peralatan tulis dan ruang belajar, yang bila dihitung secara kasar,
paling tidak membutuhkan modal sekitar Rp1 juta saja, dan Anda sudah
bisa menjalankan usaha ini di rumah. Tarif les bisa Anda tentukan
berdasarkan pasaran biaya les di lokasi Anda.

5. Menjahit Pakaian

Bagi Anda yang memiliki keterampilan dalam hal menjahit pakaian, Anda
bisa memanfaatkannya untuk menjadi sebuah ide usaha sampingan. Usaha
sampingan yang melayani jasa menjahit pakaian pada awalnya terdengar
kurang menarik. Perlu diingat kembali bahwa konsep usaha sampingan
adalah untuk membuat waktu luang Anda lebih bermanfaat dan dapat
menghasilkan uang. Jadi, tidak perlu terburu-buru untuk membuka kios
jahit sendiri.

Untuk tahap awal, sebaiknya memanfaatkan yang sudah ada dengan modal
minimal. Anda bisa membeli mesin jahit bekas di toko terdekat atau bisa
memesan dari internet. Dana minimal yang diperlukan untuk membeli mesin
jahit, mesin obras, dan perlengkapan lainnya kurang lebih adalah sebesar
Rp2 jutaan saja.

Selanjutnya cari pelanggan dari orang-orang di sekitar Anda. Batasilah
pesanan jahit sesuai dengan kemampuan dan waktu yang Anda miliki.
Kemudian, jika sudah mulai dikenal dan pesanan mulai bertambah, Anda
bisa membayar tenaga kerja yang standar hasil jahitannya sesuai dengan
Anda.

6. Penerjemah

Anda menguasai suatu bahasa asing? Manfaatkan keahlian tersebut dengan
menawarkan jasa penerjemahan. Memang penerjemah terbagi menjadi dua
golongan, yaitu penerjemah profesional dan penerjemah pemula. Tetapi
semua profesional bermula dari pemula juga, bukan? Penerjemah
profesional biasanya bekerja di bawah sumpah dan relatif mahal tarifnya.
Bagi pemula, sebaiknya anda mulai saja dengan menerjemahkan dokumen-
dokumen seperti artikel, skripsi, makalah, dan lain sebagainya.

Bisnis ini memberikan hasil yang cukup berarti. Sebagai contoh, Anda
memberlakukan tarif penerjemahan sebesar Rp50/kata. Jika dalam satu
halaman ada 500 kata, maka Anda sudah berhasil mengantongi sebanyak Rp25
ribu. Kemudian, apabila Anda bisa menyelesaikan 10 halaman dalam satu
hari, maka keuntungan Anda dalam sehari adalah sebesar Rp250 ribu.
Menarik, bukan?

Modalnya juga relatif mudah dan murah, antara lain adalah laptop dan
koneksi internet. Jika hasil fisik memang dibutuhkan, maka mesin cetak
atau printer termasuk ke dalam modal yang diperlukan. Internet adalah
modal pokok yang perlu ada dan bisa digunakan untuk melakukan riset yang
diperlukan dalam proses penerjemahan, seperti mencari definisi suatu
kata dan lain sebagainya. Lokasi kerjanya pun fleksibel. Bisa di kantor,
di kafe, di rumah, atau di manapun. Marketplace yang banyak digunakan
untuk menjual jasa ini adalah freelancer.co.id dan sribulancer.

7. Jasa Pengetikan

Bisnis ini umumnya paling laku di daerah sekitar kampus. Banyak
mahasiswa yang membutuhkan jasa pengetikan untuk penulisan tugas kuliah
atau juga skripsi. Ide ini cocok dijadikan usaha sampingan karena cukup
dengan mengetik, Anda bisa mendatangkan uang.

Tarif yang biasanya digunakan untuk jasa ini biasanya berdasarkan per
halaman atau per kata. Dan yang pasti, usaha ini tidak memakan biaya
yang besar sebagai modal dasar. Anda hanya butuh beberapa perangkat yang
harus disiapkan yakni komputer atau laptop, printer, kertas HVS,
scanner, dan lain sebagainya.

Tips Menjalankan Bisnis Pengetikan

Lokasi yang Strategis

Misalnya dekat dengan kampus atau yang dekat perkantoran karena usaha
seperti ini banyak dicari oleh kalangan pelajar dan mahasiswa yang
membutuhkan jasa seperti ini. Seiring perkembangan teknologi, usaha jasa
pengetikan ini juga bisa dilakukan secara online. Pemilik usaha bisa
mempromosikan usahanya melalui blog atau marketplace.

Promosi

Beberapa media promosi seperti selebaran atau pamflet adalah ide yang
bagus. Anda bisa juga menggunakan internet untuk melakukan internet
marketing, khususnya jika anda membuka usaha jasa pengetikan online. Di
sekitar lokasi anda sebaiknya juga dipasang spanduk yang besar dan jelas
agar orang yang melihat dapat membaca dengan baik.

8. Makelar Properti

Aset yang selalu naik harganya adalah properti. Banyak orang yang
memiliki dana lebih, menginvestasikan uangnya di bidang ini. Ketika para
investor tersebut ingin menjual properti yang mereka miliki, mereka pun
butuh beberapa jasa makelar properti yang bisa menjual dengan harga yang
sesuai harapan.

Kondisi ini membuka peluang bagi Anda untuk bergabung sebagai makelar
properti. Coba amati lingkungan sekitar rumah, apakah ada proyek
pembangunan rumah dan apartemen baru? Jika iya, tawarkan saja diri Anda
untuk menjadi makelar. Jangan lupa untuk menanyakan sistem komisi dan
bonusnya.

Tidak butuh modal biaya untuk usaha ini. Hanya membangun kepercayaan
saja yang diperlukan. Jangan pernah bosan untuk terus menambah wawasan
anda tentang dunia properti sehingga jaringan dan pengetahuan Anda kian
bertambah terus setiap harinya untuk mendukung usaha ini.

Pemasaran Properti Online

Blog Marketing

Ini yang sering dilakukan oleh para internet marketers saat ini. mereka
membuat sebuah website yang dioptimasi dengan menerapkan teknik SEO
(Search Engine Optimization) supaya mereka mendapatkan pengunjung
tertarget. Anda bisa meniru cara ini karena blog marketing merupakan
salah satu cara pemasaran properti secara online yang sangat efektif.
Hanya saja, Anda harus pandai dalam hal mengoptimasi agar mampu bersaing
dengan website lain dalam memperebutkan calon pembeli tertarget.
Display Marketing

Jika Anda tidak ingin terlalu repot mengoptimasi website agar berhasil
mengalahkan website pesaing, Anda bisa menerapkan cara display
marketing. Cara pemasaran online yang satu ini menerapkan konsep berupa
meletakkan banner-banner iklan Anda di situs-situs di mana banyak
pengunjung tertarget mengunjungi situs tersebut. Anda bisa memasang
banner Anda di situs sosial bookmark, situs penerbitan, atau forum.
Hanya saja, Anda harus mengeluarkan bujet untuk iklan seperti ini.

Email Marketing

Bisa dikatakan ini adalah cara pemasaran online yang konvensional karena
cara ini digunakan oleh para internet marketers jauh lebih dulu daripada
cara-cara yang lain. Strategi yang satu ini jelas ampuh karena pada
dasarnya orang secara suka rela memasukkan alamat email mereka untuk
mendapatkan informasi apapun dari Anda, tidak terkecuali penawaran
produk properti. Akan tetapi, sebaiknya Anda juga memberikan informasi
yang bermanfaat bagi mereka, tidak hanya penawaran.

9. Agen Asuransi

Agen asuransi umumnya memang sering dijadikan profesi sampingan. Hal
tersebut dikarenakan bisnis ini tidak mengikat, tidak butuh modal, namun
memberikan pendapatan secara berkelanjutan selama nasabah terdaftar
dalam suatu program asuransi. Tentu ini sangat menarik, ditambah lagi
penghasilan yang sangat proporsional. Artinya, jika Anda ingin punya
penghasilan yang tinggi, Anda juga harus kerja keras dan sanggup menjual
produk asuransi dalam jumlah besar juga.

Bagi yang ingin berkarier di sini, ada tahapan pengembangan diri lebih
lanjut. Tak jarang sebuah usaha sampingan yang sukses bisa berlanjut ke
karier yang lebih baik, agen asuransi juga termasuk yang seperti itu.
Agen asuransi yang berprestasi biasanya mendapatkan kesempatan
berkembang dengan diberikan berbagai macam training maupun kesempatan
studi banding ke berbagai tempat di seluruh dunia.

10. Agen Pemasaran Umroh dan Haji

Binis umroh sangatlah menggiurkan. Antrean haji yang sedemikian lamanya,
bahkan mencapai 17 tahun lebih, adalah cermin bahwa Anda bisa mendapat
peluang menjalankan usaha pada bidang ini. Jumlah jamaah umroh telah
mencapai lebih dari 1,6 juta jamaah dalam satu periode umroh. Akan
tetapi, hal tersebut kurang didukung dengan pengelolaan yang
profesional. Hal ini membuat calon jamaah banyak yang skeptis terhadap
biro umroh seiring dengan banyaknya kasus penipuan umroh yang dilakukan
oleh biro yang tidak bertanggung jawab.

Anda pun bisa turut serta mengambil peluang untuk menjalankan bisnis
umroh ini. Selain dapat pahala, Anda juga mendapat manfaat berupa komisi
dari pemilik biro umroh. Tidak butuh modal dalam menjalankan bisnis
sebagai agen pemasaran umroh dan haji ini. Yang perlu dilakukan adalah
rajin menawarkan paket umroh dari biro rekanan, baik melalui kelompok
pengajian, arisan, atau door to door.

Pemasaran umroh dan haji relatif mudah, serta minim risiko dengan
keuntungan yang lumayan. Bandingkan dengan membuka biro sendiri yang
butuh dana ratusan juta dan penuh dengan risiko. Apabila salah
mengelola, risikonya bisa saja bangkrut dan meninggalkan banyak masalah
dengan jamaah. Untuk setiap jamaah yang mendaftar ke biro umroh atas
referensi Anda, maka komisi atas usaha tersebut bisa Anda dapatkan
berkisar antara Rp500 ribu hingga 1 juta.

Bagaimana caranya untuk menjadi agen pemasaran umroh dan haji? Untuk
bisa memasarkan produk umroh dan haji, idealnya Anda sudah pernah umroh
sehingga lebih mudah menggambarkan paket umroh yang dijual dengan
kondisi riil di lapangan. Tetapi tidak perlu khawatir bagi yang belum
pernah, karena seluk beluk haji dan umroh bisa Anda pelajari sendiri.

Kemudian, sampaikan minat Anda untuk menjadi agen pemasaran umroh ke
biro umroh yang memiliki reputasi bagus. Jangan terjebak dengan biro
yang jamaahnya banyak, utamakan legalitasnya. Intinya, lakukan sedikit
riset terlebih dahulu mengenai biro perjalanan umroh dan haji, di mana
Anda akan mendaftar.

Jika sudah yakin dengan biro yang dipilih, maka sampaikan niat Anda
untuk jadi agen pemasaran produk umroh dan haji tersebut. Sebaiknya
proses menjadi agen dilakukan secara resmi dengan tandatangan
kesepakatan bersama (MoU) antara kedua belah pihak.

Dalam kerja sama ini, ada kesepakatan antara kita dengan manajemen
travel atau perusahaan travel. Dari situlah akan timbul kesepakatan yang
berkenaan dengan hak dan kewajiban antara kedua belah pihak. Kemudian,
yang krusial adalah mekanisme pemasaran dan komisi atas penjualan yang
dilakukan. Hal tersebut harus dibicarakan dengan jelas.

11. Jasa Titip Beli

Bisnis jasa titip beli sedang naik daun belakang ini mengiringi kemajuan
teknologi yang pesat. Hal ini karena usaha tersebut berbasis online.
Secara garis besar, Anda hanya perlu membelikan barang-barang pesanan
pelanggan yang kemudian akan dikirimkan lagi ke mereka dengan tambahan
ongkos kirim. Modal yang dibutuhkan pun relatif kecil dengan omzet besar
hingga jutaan rupiah.

Usaha yang dikenal juga dengan istilah personal shopper atau pebelanja
pribadi ini banyak dijumpai di media sosial populer seperti Instagram,
Facebook, dan Twitter. Namun tak jarang juga dijumpai pada aplikasi
berbasis chat seperti Line, Whatsapp dan lainnya. Oleh karena itu,
sistem pemasarannya pun dilakukan melalui media sosial dengan cara
mengunggah foto produk yang akan dipasarkan ke media sosial guna menarik
perhatian para calon pembeli.

B. Menawarkan Barang

tips bisnis modal kecil 1

Menjual Produk sebagai Usaha Sampingan

Menjual Berbagai Macam Produk untuk Penghasilan Tambahan

11. Jual Pulsa Elektrik

Jual pulsa elektrik justru paling tepat dilakukan oleh seorang karyawan
sebagai usaha sampingan. Pasalnya, teman kantor, teman kos, dan
sebagainya adalah pasar yang tepat dan menggiurkan. Menurut kabar,
seorang pebisnis pulsa skala besar di Jakarta memiliki omzet Rp20
triliun setahun.

Usaha besar tentu dimulai dari yang kecil lebih dahulu, dan Anda bisa
memilih pulsa elektrik sebagai tahap awal. Mudah, tanpa biaya besar, dan
waktu yang fleksibel adalah daya tarik bisnis ini. Modalnya pun relatif
kecil, yaitu mulai dari Rp50 ribu hingga Rp1 jutaan saja. Untuk
mendapatkan pelanggan tetap juga relatif mudah, yaitu teman dan tetangga
Anda sendiri.

Bagaimana cara menjadi agen pulsa elektrik ini? Tiap provider pulsa
elektrik punya ketentuan yang berbeda. Namun secara umum Anda cukup
mendaftar dan melakukan deposit. Kemudian, saldo Anda bisa digunakan
untuk transaksi semua produk. Untuk mendaftar, Anda bisa menggunakan
formulir pendaftaran atau kirim SMS dengan format yang sudah ditentukan.
Untuk informasi lebih lanjut, beberapa provider pulsa elektrik online,
seperti istana-reload.com atau pulsamurahlengkap.com bisa menjadi
referensi Anda.

Tips Menjalankan Bisnis Pulsa Elektrik

Memilih Operator Pulsa Tepercaya

Server atau provider pulsa yang tepercaya lebih menjamin transaksi kirim
pulsa bisa berjalan dengan lancar. Kunci kepercayaan pembeli ada pada
cepatnya transaksi. Hal tersebut juga dapat membuat Anda merasa nyaman
karena tidak merasa dikejar-kejar oleh konsumen yang kesal karena pulsa
tidak masuk-masuk. Jika transaksi lancar terus, maka pelanggan akan puas
dan akhirnya menjadi pelanggan tetap.

Rutin Promosi

Dalam bisnis pulsa elektrik, harus tetap melakukan promosi meskipun
sebenarnya Anda tidak butuh modal banyak atau biaya operasional.
Bagaimanapun juga, dalam menjalankan bisnis, Anda harus punya target
penjualan. Dan ini bisa dicapai dengan cara promosi yang baik.

Promosi tersebut bisa di lakukan dengan cara sederhana, misalkan sebagai
contoh jika anda adalah seorang karyawan,    maka Anda bisa melakukan
promosi secara mulut ke mulut, demikian juga misal anda pelajar atau
mahasiswa. Jangan    lupa untuk memanfaatkan sosial media yang Anda
miliki untuk melakukan promosi kecil-kecilan.

Survei Harga

Walaupun hanya usaha sampingan, tetapi survei tetaplah perlu dilakukan.
Survei ini bertujuan untuk mengetahui harga pasaran pulsa di sekitar
Anda, dan bisa dilakukan dengan cara cek harga di pedagang pulsa
terdekat. Intinya, jangan sampai Anda menjual lebih mahal dari harga
pasaran, karena tentunya pulsa yang dijual akan menjadi susah laku.

Fokus Layanan dan Jangan Bersaing Harga

Meskipun penting untuk mengetahui harga pulsa di pasaran, tetapi harga
pulsa saat ini sudah bukan menjadi isu sensitif lagi. Pembeli sudah
jarang mengambil keputusan beli berdasar harga, namun lebih ke layanan
yang baik. Jadi bersainglah dalam memberikan layanan bukan dalam harga
yang sebenarnya relatif sama untuk satu wilayah tertentu.

Mendaftar Lebih Dari Satu Server

Penjual pulsa elektrik disarankan mendaftar di lebih dari satu provider
yang bisa digunakan sebagai cadangan ketika server utama bermasalah.
Misalnya ketika server utama merespon dengan lambat, transaksi delay
atau tertunda, server sedang maintenance, jaringan down, stok kosong dan
berbagai masalah lainnya. Dengan adanya server cadangan, maka penjualan
pulsa pun tetap bisa berjalan dengan lancar.

Hindari Pelayanan Utang

Nilai keuntungan dari menjual pulsa pada seseorang memang tidaklah
seberapa. Namun sebisa mungkin jangan pernah memperbolehkan pelanggan
Anda untu berutang atau ‘ngebon’ pulsa. Karena jika satu orang
diperbolehkan berutang, maka pelanggan lain pun akan meminta hal yang
sama dan bisa menyebabkan kerugian yang besar. Nyatanya, kejadian
seperti inilah yang paling sering menyebabkan orang akhirnya harus
gulung tikar dalam bisnisnya.

Jangan Mengambil Keuntungan Terlalu Besar

Bisnis ini termasuk ke dalam golongan bisnis dengan perputaran modal
yang cepat. Menggiurkan, bukan? Tetapi patut untuk diwaspadai, jangan
sampai terbuai oleh keinginan untuk mencari keuntungan besar dengan
cepat. Karena bisnis ini juga melibatkan persaingan yang ketat, jadi
sebaiknya berikan harga yang kompetitif sehingga kios pulsa Anda tidak
ditinggalkan oleh konsumen karena harga yang terlalu mahal.

12. Jual Beli Motor Bekas

Usaha sampingan yang menarik lainnya adalah jual beli motor bekas.
Dealer di kota sekelas kabupaten saja saat ini setidaknya bisa melepas
50-100 unit kendaraan baru per minggu. Bisa Anda bayangkan betapa
pesatnya pertumbuhan bisnis di bidang ini. Anda bisa ikut andil mencari
peruntungan di bisnis ini dengan cara jual beli motor bekas. Istilah
pasarnya adalah makelar. Jika sudah mulai mengerti siklus dan persaingan
pasar, tak ada salahnya mulai buka display motor di rumah.

Jika memulai usaha ini sebagai makelar, maka secara teknis Anda tidak
butuh modal. Tugas Anda hanyalah membangun kepercayaan saja. Langkah
pertama, Anda bisa membantu menjualkan motor orang lain dan mendapatkan
komisi. Jika sudah yakin punya pasar yang jelas, maka Anda bisa memulai
dengan membeli motor bekas di bawah Rp10 juta, kemudian jual kembali
dengan mengambil selisih harga. Jual beli motor bekas banyak dibantu
situs iklan populer, seperti olx.co.id dan lainnya.

13. Menjual Pakaian Murah

Jika ingin menjalankan usaha sampingan yang dapat dikelola secara
sederhana, sebaiknya jualan produk yang tahan lama atau tidak bisa
kadaluarsa. Salah satu contohnya adalah pakaian. Terlebih lagi, pakaian
adalah salah satu kebutuhan pokok. Modal yang digunakan sebenarnya
tergolong kecil, tergantung stok yang ingin diambil.

Misalnya, dengan modal Rp1 juta, Anda bisa membeli sejumlah pakaian baru
dari toko grosir seperti dewagrosir.com. Beberapa situs ini juga bisa
Anda jadikan pembanding harga adalah deltagrosir.com,
tanahabangpgmta.com, dan bursatanahabang.com. Beberapa produk dengan
harga murah dan banyak dicari antara lain, adalah daster, mukena, busana
muslim, sarung tenun, dan masih banyak lainnya.

14. Menjual Produk Berdasarkan Hobi

Banyak bisnis sukses berawal dari hobi. Sebagai contohnya adalah hobi
memancing. Hobi ini termasuk irasional, atau dengan kata lain tidak
setimpal. Pasalnya, harga alat pancing dan perlengkapannya bisa sampai
jutaan. Sedangkan yang didapat hanyalah kepuasan. Anda sebenarnya bisa
mengolahnya menjadi sebuah keuntungan dari pengetahuan seputar hobi
memancing yang Anda miliki.

Caranya adalah berjualan alat pancing dengan sistem dropship atau bisa
juga dengan membeli beberapa stok produk terlebih dahulu jika anda
memiliki modal cukup. Harga alat pancing berkisar antara Rp500 ribu
hingga Rp2,5 jutaan. Jika dana yang Anda miliki pas-pasan, maka Anda
bisa ‘menjual’ keahlian Anda dalam memancing pada para pemancing yang
masih pemula.

Jika merasa sudah memiliki dana yang cukup, Anda bisa membeli stok alat
pancing pada situs dpfishingmart.com. Untuk harga yang lebih murah atau
pembelian grosir bisa cek ke tokopancingmurah.com dan sohorgroup.com.
Pilihan produknya pun sangatlah beragam sesuai dengan kegemaran Anda.

Bagi Anda pecinta musik bisa menjual beragam alat musik seperti gitar,
harmonika, biola, dan segala macam aksesorisnya. Terlebih lagi,
pengrajin alat-alat pendukung hobi pun sudah banyak pabriknya di
Indonesia, sehingga Anda bisa menjual produk-produk lokal dan
meningkatkan kualitas produk dalam negeri.

C. Menyajikan Santapan

Bisnis Kuliner

Menjajakan Makanan di Luar Jam Kerja

15. Makanan Pagi (Sarapan)

Bagi Anda yang termasuk karyawan dengan jadwal masuk siang atau sore,
menjual makanan untuk sarapan adalah ide yang menarik. Saat ini banyak
karyawan yang kerepotan menyediakan sendiri sarapannya khususnya mereka
yang masih tinggal sendiri.

Untuk usaha ini tidak dibutuhkan ruangan yang spesifik. Anda bisa
memanfaatkan halaman depan rumah Anda untuk menjual makanan tersebut.
Menunya pun sederhana dan tidak butuh waktu lama untuk mengolahnya.
Bubur ayam, nasi uduk, nasi kuning, dan gorengan, ditambah kopi sebagai
pelengkap adalah menu sederhana yang punya nilai jual tinggi.

Modalnya juga terbilang kecil untuk memulai usaha ini, yaitu sekitar Rp4
juta per bulan. Dari angka tersebut, sekitar 80%-nya akan digunakan
untuk membeli bahan baku seperti telur, beras, daging ayam, tahu, tempe,
dan sayuran. Sisanya untuk membeli minyak goreng, gas, dan juga
transportasi.

Berapa besar keuntungan yang didapatkan? Berdasar informasi dari
beberapa media online, dengan modal sebesar itu Anda berpeluang
mendapatkan penghasilan bersih sebesar Rp2 juta per bulan. Cukup banyak,
bukan?

16. Membuka Warung Kopi di Malam Hari

Warung kopi adalah sebuah perwujudan ide paling sederhana dari sebuah
kafe. Mengapa malam hari? Jika memang anggaran dan tenaganya terbatas,
maka paling baik buka di malam hari saja, mengingat kebanyakan orang
memiliki jam kerja dari pagi hingga sore.

Dengan begitu, malam hari adalah waktu yang tepat karena Anda dapat
memantau usaha sampingan tersebut. Selain itu, waktu yang tepat untuk
‘ngopi’ biasanya pada malam hari. Usaha ini sangat cocok bila lokasi
usaha terletak di sekitar kampus atau kawasan industri.

Untuk usaha ini Anda bisa memulainya dengan modal Rp10 juta sudah
termasuk untuk membeli sejumlah peralatan seperti gelas, sendok, kursi,
meja, dan lain-lain. Angka tersebut juga sudah termasuk untuk menyewa
tempat apabila rumah tidak bisa dijadikan sebagai tempat berjualan.
Penghasilan dari usaha ini juga bisa ditambah dengan menjual gorengan,
rokok, mie instan atau minuman lainnya.

17. Menjual Aneka Kue

Bagi Anda yang menyukai atau memiliki hobi memasak kue, maka ide berikut
adalah ide yang sempurna. Pasalnya, Anda bisa menghasilkan uang dari
kegiatan yang Anda gemari tersebut. Setelah seharian bekerja, kemudian
sore harinya setelah pulang dari kantor, Anda bisa menyalurkan hobi
membuat kue itu, yang mana bisa dijual pada keesokan harinya di kantor
atau kepada tetangga sekitar tempat tinggal. Pastinya menyenangkan jika
setiap sore bisa melakukan hobi serta mendapatkan penghasilan pula.

Kue yang dijual bisa dalam bentuk kue basah seperti brownies kukus, bika
ambon, dadar gulung, banana cake, bolu coklat, lapis legit, klepon,
apem, onde-onde, dan kue cucur. Kue kering pun juga tak kalah banyak,
misalnya walnut cream cheese, sandwich coklat mint, nastar nanas, putri
salju, cookies lemon, dan kukis selai kacang coklat. Untuk variasi
resep, situs bacaresepdulu.com bisa dijadikan referensi.

Tidak perlu modal besar untuk menjual aneka kue ini. Modal yang
diperlukan paling hanya berkisar Rp10 juta selama satu bulan pertama,
dengan rincian Rp9 juta untuk bahan baku (Rp300 ribu x 30 hari), Rp300
ribu untuk biaya gas, dan Rp250 ribu untuk biaya listrik dan air. Tempat
usaha adalah dapur Anda sendiri tentunya.

D. Bisnis Online Influencer

Mendatangkan Uang dengan Memanfaatkan Koneksi Internet

18. Membuat Blog

Menjadi seorang blogger merupakan sebuah kombinasi menyenangkan antara
hobi dan pekerjaan. Kunci sukses dari sebuah website adalah traffic atau
jumlah pengunjung yang banyak. Memang untuk mendatangkan pengunjung
dalam jumlah besar bukanlah pekerjaan yang mudah.

Banyak orang yang berpikir instan dengan membeli traffic ke penyedia
layanan jasa traffic. Hal tersebut sangatlah keliru. Pengunjung yang
datang dari jasa ini bukanlah manusia, tapi fake traffic yang tidak
memberikan keuntungan apapun bagi pemilik website.

Untuk memulai bisnis blog ini, pilihlah tema yang sesuai dengan passion
atau hal-hal yang sangat Anda sukai seperti misalnya barang-barang
eletronik, makanan, musik, dan lain sebagainya. Kemudian isi blog anda
dengan konten tersebut yang bisa berupa artikel, ulasan, komentar, atau
apapun. Jika konten blog Anda berkualitas, maka pelan tapi pasti akan
banyak pembaca yang berkunjung. Traffic blog akan naik dengan
sendirinya, backlink dari situs web lain juga mudah didapatkan.

Apabila traffic blog Anda bagus, maka blog kemudian bisa di-monetize
untuk mendapatkan uang. Caranya pun beragam, mulai dari buka space iklan
untuk pengiklan lokal sampai dengan tergabung dalam jaringan periklanan
profesional layaknya Google Adsense. Menariknya, hanya butuh modal
maksimal Rp1 juta untuk membuka usaha ini.

19. Membuka Toko Online

Di era internet sekarang ini, masyarakat sudah mulai lumrah dengan
transaksi online. Peluang membuka toko online pun semakin menarik untuk
dicoba. Beberapa produk yang paling banyak dijualbelikan di toko online
adalah pakaian, obat herbal, kerajinan khas daerah, tas, kaos, atau
produk barang digital lainnya, seperti ebook, perangkat lunak, musik,
dan lain sebagainya. Ditambah lagi, bisnis toko online ini bisa
dilakukan dengan menjual barang sendiri atau orang lain yang ingin
menitip jual pada kita.

Anda tak perlu khawatir dengan modal karena modal yang perlu
dipersiapkan juga relatif kecil. Yang perlu dibeli antara lain hanyalah
template yang harganya sekitar Rp300 ribuan. Jika bisa membuat dan
mendesain sendiri, maka bisnis ini bisa dibilang nyaris tanpa modal.

Bagi yang masih awam dengan jual beli online dan masih bingung untuk
memilih produk apa yang akan dijual, mulailah dengan sistem dropship.
Sistem ini akan memberikan kemudahan dalam berjualan karena Anda tidak
perlu membeli stok barang untuk dijual.

Cukup meneruskan informasi si pembeli atau pelanggan, dan pihak supplier
akan mengirimkan barang sesuai pesanan. Atau dengan kata lain, Anda
adalah pihak ketiga antara pembeli dan pemilik barang. Salah satu
siasatnya, mulailah bergabung dalam komunitas dropshipper lokal di
supplier.id.

20. Bisnis MLM Online

MLM atau Multi Level Marketing adalah metode pemasaran terkini yang
diharapkan bisa menghemat biaya pemasaran. Banyak usaha yang dijalankan
dengan model MLM, dan seiring dengan perkembangan teknologi, model MLM
ini bisa dijalankan secara online. Karena dijalankan secara online, maka
bisnis ini tidak menyita waktu dan tenaga untuk kegiatan seperti
pertemuan, follow up calon member, dan pembelian barang, karena semua
proses itu bisa dilakukan secara online. Namun, hati-hati terhadap MLM
abal-abal. Tidak semua bisnis MLM punya sistem yang baik.

21. Menjual Foto di Internet

Teknologi digital yang ada jaman sekarang ini sangat mendukung seseorang
yang ingin membuka usaha sampingan. Apabila memiliki hobi fotografi,
maka Anda bisa menghasilkan uang dari jepretan foto-foto yang diambil
sendiri. Caranya adalah dengan menjual foto tersebut secara online.
Pasti akan ada orang yang bersedia membayar foto yang Anda hasilkan jika
memang fotonya bagus dan berkarakter.

Beberapa situs jual beli foto digital yang melayani transaksi ini adalah
istockphoto.com (komisi 15% per foto) dan shutterstock.com (komisi 20-
30% per foto). Selain itu, situs fotolia.com dan stockfresh.com juga
bisa digunakan untuk menjajakan foto-foto Anda. Untuk transaksi skala
global biasanya menggunakan PayPal sebagai mode transaksi. Jadi jangan
lupa untuk memiliki kartu kredit terlebih dahulu sebelum membuat akun
ini.

Usaha sampingan lain yang sedang digandrungi saat ini adalah menjalani
profesi sebagai influencer dan youtuber. Cukup bermodal ponsel pintar
dengan kamera memadai, akses internet stabil, dan akun media sosial
Instagram maupun YouTube, Anda sudah bisa menjalani bisnis tersebut.
Dilakoni sambil bekerja kantoran pun tak masalah, asal tidak mengganggu
dan tetap profesional.

Untuk menjadi seorang influencer dan youtuber, Anda harus rajin-rajin
mengunggah konten-konten yang sesuai dengan passion atau minat Anda,
apakah itu soal fesyen, kuliner, make-up, dan lainnya. Bila konten Anda
menarik, maka akan meningkatkan jumlah follower di Instagram maupun
subscriber di channel YouTube Anda.

Jumlah follower dan subscriber yang banyak, biasanya akan mendorong
perusahaan melirik Anda untuk         jasa endorsement. Penghasilannya
lumayan banget lho. Bahkan kalau sudah terkenal, nilai endorse bisa
mencapai ratusan juta rupiah untuk sekali posting.

Tumbuhkan Jiwa Pengusaha

Menurut penelitian dari Dr. David McCelland, seorang psikolog dari
Harvard University, dalam bukunya yang berjudul The Achieving Society
menunjukkan bahwa suatu negara dapat mencapai kemakmuran dan
kesejahteraan apabila minimal 2% dari jumlah penduduknya menjadi
pengusaha. Hal tersebut mengindikasikan bahwa, negara Indonesia
membutuhkan paling tidak sekitar 5 juta dari total 230 juta penduduknya
untuk menjadi pengusaha.

Data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) menyebut,
jumlah wirausaha saat ini sudah mencapai rasio 3,1% dari total populasi
penduduk Indonesia. Angka ini sudah melampaui standar internasional,
yakni sebesar 2%. Itu artinya jumlah pengusaha di Tanah Air sudah
mencapai sekitar 8,06 juta jiwa dari 260 juta penduduk. Namun rasio ini
masih kalah Malaysia yang berada di level 5%, Singapura 7 persen dari
total 4 juta penduduknya. Amerika memiliki pengusaha lebih dari 12%,
Jepang dan China lebih dari 7%.

Jiwa enterpreneurship atau jiwa pengusaha memang perlu ditumbuhkan dalam
diri anak muda. Karena merekalah yang menjadi ujung tombak dalam
memakmurkan negara. Apabila semakin banyak pemuda Indonesia yang
memiliki jiwa pengusaha, maka akan semakin besar juga kesempatan untuk
bekerja karena banyaknya lapangan kerja yang tersedia. Hal ini tentu
saja beriringan dengan semakin banyak pula harapan kesejahteraan bagi
penduduk Indonesia.

Poin-poin yang telah disebutkan di atas hanyalah sebagian kecil dari ide
usaha sampingan yang berkembang dan populer beberapa tahun belakangan
ini. Bagaimanapun juga, masih ada ratusan bahkan ribuan ide usaha
sampingan lain yang masih belum terungkap dan menunggu seseorang untuk
segera menjalankannya. Selalu berpikir kreatif akan mengantarkan Anda
pada sebuah ide yang belum pernah ada sebelumnya sehingga peluang sukses
pun semakin besar.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here