Ini Dia, Kiat Jitu Bisnis Dari Pemilik Usaha Kecil yang Sukses

tips sukses bisnis UMKM

Saran Baik: Kiat Dari Pemilik Usaha Kecil yang Sukses

Banyak pemilik usaha kecil lama akan setuju dengan garis dari lagu tahun 1970-an oleh band Faces: “Saya berharap bahwa saya tahu apa yang saya tahu sekarang.”



Berbisnis selama bertahun – tahun membuat kita belajar cara mengembangkan bisnis lebih efektif. Beberapa diantara mereka yang berhasil bersedia membagi waktu mereka untuk berbagi dengan orang lain.

Berikut adalah beberapa tips dari beberapa pemilik usaha kecil dan sukses yang patut kita jadikan contoh:

1. Bangun Jaringan Dukungan

Bagi Laura Kelly, menjadi pemilik bisnis pribadi / solo bisa membuat kita kehilangan kontak dengan pebisnis lain. Kelly adalah pebisnis yang membangun The Handwork Studio belasan tahun lalu. Ini adalah sebuah perusahaan di Narberth, Pennsylvania yang menjalankan kamp dan kelas menjahit untuk anak-anak di 10 negara bagian di sepanjang Pantai Timur.

Kelly merasa penting untuk tetap terhubung dengan komunitas bisnis. Ia bertemu pelatih bisnis pribadi dengan jadwal tertentu. 1 Jam setiap 4 minggu. Pelatih ini membantunya dan memberikan solusi atas masalah sulit bagi bisnisnya. Selain itu, Kelly juga membangun jaringan di media sosial seperti FB dan Linkedin.

Hasil dari jaringan ini, Kelly bisda mendapatkan kelompok untuk berdiskusi baik melalui konferensi atau berbicara di luar.

Pebisnis memang sibuk. Tetapi jaringan ini sangat bermanfaat bagi pertumbuhan bisnis.

2. Sangat Spesifik dengan Tujuan Anda

Pelajaran lain yang diambil Kelly dari berbisnis, memecah tujuan.

Tujuan 10 tahun, tujuan 3 tahun hingga tujuan bulanan. Misalnya, ia ingin jumlah penghasilan tertentu dalam 6 bulan. Maka berapa  kamp dan kelas menjahit yang harus dikerjakannya. Jika sudah mengetahui hal tersebut, maka lebih mudah untuk mencapainya.

Mengetahui tujuan spesifik mendorong kita bertindak lebih baik dan fokus.

Pelajaran lain yang Kelly pelajari selama bertahun-tahun: memecah tujuan besar menjadi lebih kecil. “Saya memiliki tujuan 10 tahun, saya memiliki Setiap karyawan di The Handwork Studio memiliki dasbor dengan tujuan mereka di atasnya yang menunjukkan kemajuan mereka menuju tujuan tersebut. Ini membantu menjaga semua orang fokus, Kelly menambahkan: “Saya dapat memberi tahu Anda kapan saja berapa banyak pendapatan yang kami miliki, lalu lintas situs web kami dan berapa banyak like Facebook yang kami miliki.”

Baca Juga :   Ini Dia, Peluang Bisnis Online Untuk Wanita Karir

Bagi Anda dan karyawan Anda, penting untuk mendorong kinerja. Dan, bisa didapat dengan mengetahui tujuan spesifik.

3. Delegasikan Kapan Saja Mungkin

Marks Group awalnya hanya memiliki 2 personel, dia dan almarhum ayahnya. Perusahaan konsulta teknologi ini dibangun pada tahun 1994. Ayahnya melakukan penjualan dan Marks melayani pelanggan.

Ketika ayahnya meninggal, Marks memerlukan tambahan pegawai baru untuk membantunya. Saat inilah, pendapatan bisnisnya melonjak. Ia sadar telah melakukan kesalahan. Bisnisnya lebih menguntungkan jika dikerjakan orang lain. Alasannya, ia merekrut orang yang lebih pintar darinya di beberapa bidang.

Menurut Marks, “Saya hanya belajar dengan cara yang sulit: fokus pada apa yang Anda lakukan terbaik, dan mendelegasikan sisanya.”

bisnis

4. Jaga Overhead Anda Rendah

Kembali pada Marks, Delapan tahun yang lalu, Marks sadar bahwa dia menghabiskan waktu di kantor yang biaya sewanya hampir $ 30.000 per tahun. Sementara itu karyawannya bekerja diluar kantor dengan klien. Jadi Marks memindahkan kantor di pinggiran kota Philadelphia dan membuat tenaga kerjanya virtual. Selain itu Ia juga mengganti sambungan telepon rumah menjadi telepon mobile internet berbiaya 10 dolar sebulan. Plus, Marks mengganti server kantornya dengan server cloud.

Saat ada resesi hebat, Marks merasa tenang karena ia mampu mengambil potongan keuntungan. Marks tidak pernah kehilangan uang. Jika biaya overhead rendah, Anda akan tenang dan bisa memutuskan harga yang tidak bisa Anda buat jika overhead tinggi.

5. Temukan Niche Terbaik Anda — dan Tetap Gunakan

Niche adalah segmen bisnis khas yang Anda masuki. Bisa berupa Coffee Shop. Bisa lebih spesifik Coffee Shop untuk kopi nusantara. Terkadang diversifikasi usaha tidak selalu merupakan strategi terbaik. Terkadang, ada baiknya tetap fokus pada satu bisnis jika Anda memiliki sesuatu yang bekerja sangat baik. Setidaknya, bagi Ace Apparel ini adalah kunci sukses mereka kata Marc Mathios. Ia bersama saudaranya adalah pewaris bisnis berumur 78 tahun ini generasi ketiga.

Baca Juga :   Pertimbangan Penting Saat Membeli Rumah, Apa saja?

“Salah satu silo industri yang sangat baik bagi kami adalah operator garasi parkir,” kata Mathios. Alasannya karena perusahaa ini memiliki produksi jaket yang sesuai dengan perusahaan operator garasi parkir. Saat ini mereka telah menggandakan kesuksesan bersama 30 operator garasi parkir yang berbeda di seluruh Amerika Utara. ”

Menemukan ceruk Anda dan terus berinovasi di ceruk itu adalah jalan menuju sukses.

6. Pertahankan Pekerjaan Anda Sedikit Lebih Lama

Skenario yang paling umum terjadi adalah: Seseorang sangat bersemangat dengan ide bisnis kecil. Berhenti dari pekerjaan tetapi uangnya habis dan gagal berbisnis.

Sara Blakely sang pendiri Spanx menyatakan bahwa ia tetap mempertahankan pekerjaannya hingga bisnis barunya benar – benar berhasil. Tentu saja, ia kurang tidur, kurang istirahat dan bekerja lebih banyak dibanding orang lain. Ia bekerja dan tidur minimal saat ingin mendapatkan perusahaan pembuat pakaian untuknya. Yang jelas, Blakely tidak ingin mengundurkan diri sebelum meyakini bisnis kecilnya akan berhasil.

Blakely mengundurkan diri dari kantornya, Danka yang merupakan pemasok peralatan kantor pada tahun 2000. Saat akhir pekan, ia habiskan untuk mempelajari desain pantyhouse dan paten. Hari lainnya, ia berkendara dari rumahnya di Atlanta ke Carolina Utara untuk mencari pabrik yang mau membuatkan produknya.

“Ada hari-hari aku berkantor di Danka sepanjang hari sehingga truk pengiriman barang akan menjatuhkan kotak Spanx di luar apartemenku. … Saya mengundurkan diri pada 14 Oktober 2000. Saya keluar dari Danka dan dua setengah minggu kemudian saya berada di Pertunjukan Oprah Winfrey, ”kata Blakely.

7. Hindari Gangguan dengan Segala Cara

AudienceBloom adalah perusahaan yang penuh semangat dan beroperasi luar biasa. Pendiri dan CEO Jayson DeMers kemudian mendirikan startup kedua.

Baca Juga :   Tips Berbisnis Catering Untuk Pemula

Ternyata, perusahaan kedua ini kekurangan fokus dan energi untuk tumbuh. Lebih parah lagi, perusahaan pertama mulai menurun.

Tips Keuangan Untuk Millenial - 2

“Menjalankan perusahaan ‘baik-baik saja’ bukanlah pekerjaan wirausaha,” kata DeMers. “Pengusaha sukses tidak melakukan minimum untuk perusahaan mereka; mereka terus bekerja untuk menumbuhkannya, mengembangkannya, dan mempersiapkannya untuk masa depan.

DeMers membagi tim yang ada menjadi 2 dan tidak mampu mendedikasikan waktu dan fokus yang cukup untuk masing – masing bisnisnya. Perusahaan pertama berhenti tumbuh dan perusahaan kedua tidak tumbuh.

Akhirnya, usaha kedua gagal. AudienceBloom tumbuh lagi begitu DeMers mampu memusatkan perhatian penuh padanya. “Saya belajar bahwa usaha yang sukses membutuhkan perhatian, fokus, dan upaya 100 persen. Usaha sekunder membutuhkan manajer penuh waktu atau mereka hanya akan mengalihkan perhatian Anda dan menggagalkan upaya yang ada jika Anda tidak berhati-hati. ”

Menghindari gangguan artinya bisa mengatur diri sendiri sehingga pekerjaan sehari – hari tetap bisa diselesaikan. “Saya tahu kapan saya pintar dan kapan saya bodoh,” kata Marks. “Saya menyimpan tugas-tugas besar untuk pagi hari ketika saya paling pintar, dan melakukan tugas-tugas yang monoton ketika saya bisu di akhir hari.” Menjaga diri Anda tetap teratur dan mengerjakan tugas adalah kunci nyata untuk kesuksesan bisnis kecil.

Related posts

Leave a Comment